STRATEGI NAKES DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN

Pada hari Rabu (21/4) melalui akun instagram RSUD Dr. Tjitrowardojo Purworejo, Ka. Sie. Keperawatan I Heru Agung Prastowo, S.Kep.Ns, MM mengemukakan tentang kejadian di RS Siloam Palembang terkait dengan kekerasan terhadap tenaga kesehatan (nakes) dalam hal ini perawat yang dilakukan oleh keluarga pasien. Kejadian ini sangat menghawatirkan karena nakes dalam memberikan pleayanan kesehatan kepada pasien dilindungi oleh peraturan perundang-undangan sepanjang nakes dalam memberikan pelayanan berpegang pada norma, regulasi dan etika yang berlaku.

Semestinya apa yang terjadi di RS Siloam Palembang tidak perlu terjadi, karena RS memiliki alur untuk mengkomunikasikan komplain/ pengaduan atas layanan yang telah diberikan kepada pasien yang dirasa tidak sesuai.

Untuk menyikapi akan adanya komplain/ aduan dari pasien maka pemberi layanan, seorang nakes/RS selaku fasilitas pemberi layanan kesehatan mengambil hikmah dari kejadian tersebut. Kejadian tersebut bisa diantisipasi dengan:

  1. Membina hubunganyang baik antara pemberi layanan/ nakes dengan pasien dan keluarganya
  2. Memberikan informasi tentang asuhan keperawatan dengan jelas
  3. Memberikan informasi tentang prosedur pelayanan yang diberikan dengan baik